Menu Content/Inhalt
          

Main Menu

Home
Mail Kemenpera
PPID
Usulan Daerah
RAKONREG 2014
CPNS 2014
Kamus Istilah
Perpustakaan
Buku tamu
Forum Diskusi
Contact
 
 

Website Unit Eselon I

Sekretariat
Deputi Pembiayaan
Deputi Bidang
Perumahan Formal
Deputi Perumahan Swadaya
Deputi Pengembangan Kawasan
Inspektorat
BLU

Bergabung di Milis
Perumahan Rakyat

     Tata Tertib dan Jadwal Pelaksanaan TKB Kemenpera
2012, Kemenpera Targetkan Penyaluran FLPP Untuk 123.790 Rumah
Diposting oleh Humas

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mentargetkan penyaluran bantuan pembiayaan perumahan melalui kebijakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk sekitar 123.790 unit rumah pada tahun 2012 mendatang. Untuk pelaksanaan kebijakan tersebut, Kemenpera telah mengalokasikan dana sekitar Rp 4,7 Triliun.

 

“Kemenpera tahun 2012 mendatang mentargetkan penyaluran FLPP untuk 123.790 unit rumah,” ujar Deputi Bidang Pembiayaan Sri Hartoyo kepada sejumlah wartawan pada acara Refleksi dan Evaluasi Kinerja Akhir Tahun 2011 Kemenpera di Ruang Prambanan, Kantor Kemenpera, Jakarta, Kamis (29/12) kemarin.

 

Sri Hartoyo menambahkan, FLPP tersebut nantinya akan disalurkan untuk pembiayaan perumahan 122.790 unit rumah sejahtera tapak dan 1.000 unit rumah sejahtera susun. Untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut Kemenpera setidaknya telah mengalokasikan dana sekitar Rp 4,7 T. Adapun penyaluran FLPP dilakukan oleh Kemenpera melalui Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU PPP) bekerjasama dengan sekitar 16 bank nasional maupun bank pembangunan daerah.

 

“Saat ini setidaknya ada 16 bank pelaksana penyalur FLPP baik bank nasional maupun BPD. Beberapa bank yang telah menyalurkan FLPP antara lain BTN Konvensional dan BTN Syariah, Bank Bukopin, BNI serta BPD Sumut. Kami berharap bank-bank yang telah menjalin kerjasama dengan Kemenpera terkait kebijakan pembiayaan perumahan ini bisa segera menyalurkan FLPP,” harapnya.

 

Terkait dengan evaluasi kinerja pada tahun 2011, imbuh Sri Hartoyo, Kemenpera setidaknya telah menyalurkan FLPP untuk sekitar 99.699 unit KPR Sejahtera. Jumlah tersebut terbagi atas 99.574 unit rumah sejahtera tapak dan 125 unit rumah sejahtera susun.

 

Lebih lanjut, Sri Hartoyo mengungkapkan, beberapa hambatan yang dihadapi oleh Kemenpera dalam penyaluran FLPP pada tahun 2011 antara lain kurang siapnya masyarakat dalam menyediakan uang muka serta SPT Pajak. Sedangkan dari sisi pembangunan rumah, Kemenpera berharap para pengembang dan Pemda bisa lebih banyak membangun serta mempermudah perijinan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah disamping langkanya tanah yang cocok untuk pembangunan rumah sejahtera.


“Terkait persyaratan SPT Kemenpera ke depan sedang mengkaji kebijakan penggantinya seperti adanya penambahan surat pernyataan dari pemohon FLPP untuk melampirkan surat pernyataan terkait data yang dimiliki. Kalau memang ada pernyataan yang tidak betul nanti bisa dikenakan sanksi pidana atau perdata sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tapi kalau untuk NPWP sepertinya harus tetap ada,” tandasnya.


Tanggal ( 30-12-2011 )
« Back