Menu Content/Inhalt
          

Main Menu

Home
Mail Kemenpera
PPID
Usulan Daerah
RAKONREG 2014
CPNS 2014
Kamus Istilah
Perpustakaan
Buku tamu
Forum Diskusi
Contact
 
 

Website Unit Eselon I

Sekretariat
Deputi Pembiayaan
Deputi Bidang
Perumahan Formal
Deputi Perumahan Swadaya
Deputi Pengembangan Kawasan
Inspektorat
BLU

Bergabung di Milis
Perumahan Rakyat

    
DPR Apresiasi Penataan Kawasan Kumuh Kemenpera di NTB
Diposting oleh Humas
LOMBOK - Komisi V DPR RI mengapresiasi program penataan kawasan kumuh yang dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) di provinsi NTB. Ke depan, Kemenpera diharapkan bisa mendorong peran aktif pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar program penataan kawasan kumuh di provinsi tersebut dapat berjalan dengan baik.

"Program penataan kawasan kumuh yang dilaksanakan oleh Kemenpera di Provinsi NTB sudah berjalan cukup baik dan kami harap bisa lebih dioptimalkan lagi sehingga Pemda dan masyarakat bisa lebih berperan aktif dalam kegiatan tersebut," ujar Wakil Ketua Komisi V DPR Muhidin M Said saat memimpin tim kunjungan kerja Komisi V DPR di Provinsi NTB, Selasa (16/4).

Menurutnya, program penataan kawasan kumuh tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh pemerintah pusat. Apalagi kawasan kumuh sekarang tidak hanya ada di kawasan kota-kota besar saja tapi juga di kabupaten/ kota.

Langkah yang dilaksanakan oleh Kemenpera untuk menata kawasan sudah cukup baik. Pembangunan jalan, saluran air, penerangan jalan umum (PJU) dan MCK Komunal dirasa sangat positif untuk pengembangan sebuah kawasan.

"Penataan kawasan kumuh yang sudah berjalan dengan baik harus diimbangi dengan penyaluran bantuan stimulan rumah swadaya. Jika rumah masyarakat sudah layak huni tentunya kawasan kumuh pun bisa berkurang dari waktu ke waktu," terangnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyaluran bantuan stimulan rumah swadaya adalah dengan memberikan bantuan kepada masyarakat di provinsi NTB yang rumahnya masih beralaskan tanah dan memiliki atap rumbia. Pasalnya, masih banyak kabupaten/ kota di NTB yang pembangunan rumah milik masyarakatnya belum merata.

"Kami juga melihat pembangunan Rusunawa untuk perguruan tinggi yang dibangun Kemenpera di Mataram sudah baik. Tentunya prestasi tersebut juga harus dipertahankan," harapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengelolaan Prasarana Kawasan Kemenpera Ir Handoko, MT menyatakan, Kemenpera terus berupaya meningoptimalkan Program Penanganan Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kumuh Berbasis Kawasan (PLP2KBK) di provinsi NTB. Salah satu desa di Kota Mataram yang memperoleh bantuan tersebut pada tahun 2012 lalu adalah Desa Sayang-Sayang di Kecamatan Cakranegara.

Handoko menambahkan bentuk bantuan yang telah dilaksanakan oleh Kemenpera antara lain pembangunan jalan lingkungan sepanjang 1.600 meter  dengan lebar jalan 3 m, jalan setapak 500 m, dan penerangan jalan umum (PJU) 34 unit solar cell dan MCK 1 unit.

"Luas penataan kawasan kumuh yang dilaksanakan oleh Kemenpera di desa tersebut seluas 2 hektar sehingga bisa membantu pengembangan kawasan khususnya Kota Mataram," tandasnya.


Tanggal ( 17-04-2013 )
« Back