Menu Content/Inhalt
          

Main Menu

Home
Mail Kemenpera
PPID
Usulan Daerah
RAKONREG 2014
CPNS 2014
Kamus Istilah
Perpustakaan
Buku tamu
Forum Diskusi
Contact
 
 

Website Unit Eselon I

Sekretariat
Deputi Pembiayaan
Deputi Bidang
Perumahan Formal
Deputi Perumahan Swadaya
Deputi Pengembangan Kawasan
Inspektorat
BLU

Bergabung di Milis
Perumahan Rakyat

     PENGUMUMAN LULUS CAT CPNS KEMENPERA
Page : - 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 - 11 - 12 - 13 - 14 - 15 - 16 - 17 - 18 - 19 - 20 - 21 - 22 - 23 - 24 - 25 - 26 - 27 - 28 - 29 - 30 - 31 - 32 - 33 - 34 - 35 - 36 - 37 - 38 - 39 - 40 - 41 - 42 - 43 - 44 - 45 - 46 - 47 - 48 - 49 - 50 - 51 - 52 - 53 - 54 - 55 - 56 - 57 - 58 - 59 - 60 - 61 - 62 - 63 - 64 - 65 - 66 - 67 - 68 - 69 - 70 - 71 - 72 - 73 - 74 - 75 - 76 - 77 - 78 - 79 - 80 - 81 - 82 - 83 - 84 - 85 - 86 - 87 - 88 - 89 - 90 - 91 - 92 - 93 - 94 - 95 - 96 - 97 - 98 - 99 - 100 - 101 - 102 - 103 - 104 - 105 - 106 - 107 - 108 - 109 - 110 - 111 - 112 - 113 - 114 - 115 - 116 - 117 - 118 - 119 - 120 - 121 - 122 - 123 - 124 - 125 - 126 - 127 - 128 - 129 - 130 - 131 - 132 - 133 - 134 - 135 - 136 - 137 - 138 - 139 - 140 - 141 - 142 - 143 - 144 - 145 - 146 - 147 - 148 - 149 - 150 - 151 - 152 - 153 - 154 - 155 - 156 - 157 - 158 - 159 - 160 - 161 - 162 - 163 - 164 - 165 - 166 - 167 - 168 - 169 - 170 - 171 - 172 - 173 - 174 - 175 - 176 - 177 - 178 - 179 - 180 - 181 - 182 - 183 - 184 - 185 - 186 - 187 - 188 - 189 - 190 - 191 - 192 - 193 - 194 - 195 - 196 - 197 - 198 - 199 - 200 - 201 - 202 - 203 - 204 - 205 - 206 - 207 - 208 - 209 - 210 - 211 - 212 - 213 - 214 - 215 - 216


jejen

Tanggal Posting : 17-Nov-2014 22:3
Alamat Email : JEJENZENAL0@GMAIL.COM

Perihal : rutilahu

Uraian :
maaf saya bukan mau mengadu tapi mau tanya, apa benar program rutilahu akan turun/sampai ke desa saya..? soalnya banyak warga desa saya yang mengharapkan program bantuan itu...! sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas imformasinya

Jawaban : Menunggu

yong hek wang

Tanggal Posting : 17-Nov-2014 20:0
Alamat Email : yonghekwang@yahoo.com

Perihal : penyelesaian rumah murah bersubsidi(flpp)

Uraian :
saya merupakan salah satu penerima subsidi rumah murah(flpp),dimana rumah subsidi tersebut dinamakan perumahan kembang putih kabupaten bantul yogyakarta. saya sampai saat ini sdh mengangsur 15x akan tetapi pada kenyatannya sampai skrngpun belum layak untuk ditempati,dikarenakan fasum komunal seperti yg pernah dijanjikan oleh pengembangnya belum ada,bahkan sdh 4bln ini blm juga dikerjakan saya dan penghuni yg lain jg sudah mempertanyakan kepada pengembangnyaakan tetapi kami selalu hanya mendapatkan janji2 saja. kamipun jg sdh memohon bantuan ke obusmend swasta diy,dan akan diusahakan adanya mediasi. juga secara sistem,emang dulunya pihak pengembang memberikan lembaran cek list dan berjanji akan segera menyelesaikan apa yg dianggap kurang bagi kami berdasarkan cek list tersebut,akan tetapi pada kenyataannya cek list yg sdh kami serahkan ke pengembang blm dikerjakan! tetapi bpk.heru selaku penanggung jawab dari pengembang tsb memberitakan di harian tribun yogya bahwa kami sdh diberi cek list dan waktu 2bln untuk komplain."tapikan komplain kami(khususnya saya) blm dikerjakan?? tlng kami dan saya khususnya dibantu penyelesaiannya ,pengembangnya pt.rumah cerdas,yg beralamat di jln.kyainojo yogyakarta. karena pihak pt.rumah cerdas mengatakan bahwa masih menunggu jawaban dari pihak kemenpera? kami jadi bingung,mohon dibantu penyelesaiannya pak.

Jawaban : Menunggu

SUPRIYADI

Tanggal Posting : 17-Nov-2014 13:0
Alamat Email : Supriyadi_coolmultimedia@yahoo.co.id

Perihal : BANTUAN DANA PEMBANGUNAN

Uraian :
Assalamualikum,... Pak daerah saya belum dapat bantuan buat rumah Kumuh bahkan rumah orang tua saya sudah tidak layak di huni tapi belum saja ada bantuan,.... Mohon Perhatiannya,...

Jawaban : Menunggu

Amin

Tanggal Posting : 17-Nov-2014 06:4
Alamat Email : tommy_renard@yahoo.com

Perihal : Subsiidi kpr rumah tapak

Uraian :
Sebenarnya saya sangat mendukung masalah peralihan rumah tapak kerumah susun untuk daerah jawa dan untuk daerah yg sudah tidak memiliki lahan lagi. Tapi saya berharAp pemerintah meninjau ulang untuk daerah2 yg jauh dari kota dengan penghasilAn masyarakat desa yg sangat rendah. Karena untuk para tukang bangunan atau para supir supir tidak akan mampu memiliki rumah jika kpr subsidinya di cabut. Terima kasih

Jawaban : Menunggu

Jolly O. Sumampouw, S.IP, MM

Tanggal Posting : 16-Nov-2014 20:4
Alamat Email : jolly.sumampouw@yahoo.com

Perihal : PENGADUAN DAN PERTANYAAN SERTA PERMOHONAN

Uraian :
Kepada yang terhormat : Menteri Perumahan Rakyat Beserta Jajarannya. Dalam rangka mengsukseskan Program Pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat yaitu Pogram Perumahan Sejahtera Tapak, tentunya harus di tunjang dan didukung oleh seluruh institusi yang terkait diantaranya pihak perbankan dan pengembang perumahan. Dan apabila terdapat institusi terkait yang tidak mendukung atau dengan sengaja mempersulit suksesnya Program Pemerintah ini tentunya akan mendapat teguran dan sanksi tegas dari Pemerintah. Terdapat beberapa Pernyataan dan Pertanyaan serta Permohonan yang ingin saya sampaikan ke Kementerian Perumahan Rakyat dimana terdapat permasalahan yang mengakibatkan Banguna Rumah Perumahan yang telah Akad selama 1 tahun lebih hingga saat ini belum bisa ditempati, dan untuk itu saya mohon penjelasan/tanggapan/saran/bantuan dari Kementerian Perumahan Rakyat sebagai pihak yang berwenang menangani permasalahan ini : Pernyataan : - Saya adalah Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Manado dan salah satu dari 30-an konsumen perumahan yang menerima Fasilitas Kredit Perumahan Pegawai, KPR Sejahtera Tapak Perum Korpri Taas Manado dan Telah menandatangani Akad Kredit Perumahan dengan PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado Bulan Oktober 2012. - Pada saat akan menandatangani Akad saya telah memeriksa langsung bangunan rumah yang akan menjadi milik saya telah selesai di bangun walaupun belum 100% rampung, yaitu terdapat lantai dengan luas 2 m yang belum dipasangi Tehel dan Listrik juga belum di pasang. Tetapi kekurangan yang belum rampung ini tidak saya permasalahkan pada saat penandatanganan Akad, karena telah ada jaminan dari PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado yang menyatakan bahwa dalam waktu 100 hari setelah penandatanganan Akad itu semua akan dirampungkan/diselesaikan dan bangunan rumah siap untuk ditempati beserta fasilitas perumahan dapat digunakan. Demikian pula dengan 30-an orang calon konsumen perumahan yang juga sudah menandatangani Akad karena sudah di bujuk dan dijamin oleh pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado agar mereka segera menandatangani Akad walaupun ada diantara mereka bangunan rumahnya belum di bangun, dan dengan jaminan dalam waktu 100 hari setelah penandatanganan Akad bangunan rumah akan dibangun dan dirampungkan/diselesaikan dan siap untuk ditempati. - Setelah menandatangani Akad kami semua melaksanakan kewajiban kami yaitu membayar setoran angsuran rumah pada PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado. Namun setelah 100 hari sejak penandatanganan Akad, PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado tidak pernah merampungkan/menyelesaikan 100% bangunan rumah seperti yang dijanjikan sehingga tidak dapat kami tempati (Tehel, Listrik tidak di pasang bahkan ada bangunan belum di bangun, juga fasilitas perumahan seperti jalan tidak dibenahi dalam keadaan rusak berat). - Keadaan ini sudah kami keluhkan langsung kepada PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado agar segera memperbaiki dan merampungkan/menyelesaikan bangunan rumah beserta fasilitas perumahan agar dapat kami tempati namun pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado terkesan tidak bertanggungjawab membantu kami sebagai konsumen perumahan malahan melempar tanggungjawab kepada pengembang. Kami telah malakukan berbagai upaya namun sampai saat surat pengaduan ini disampaikan PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado tidak pernah merampungkan/menyelesaikan 100% bangunan rumah seperti yang dijanjikan sehingga tidak dapat kami tempati. - Setelah 100 hari sejak penandatanganan Akad, PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado tidak pernah merampungkan/menyelesaikan 100% bangunan rumah seperti yang dijanjikan sehingga tidak dapat kami tempati (Tehel, Listrik tidak di pasang bahkan ada bangunan belum di bangun, juga fasilitas perumahan seperti jalan tidak dibenahi dalam keadaan rusak berat), serta keluhan-keluhan kami kepada PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado tidak di tanggapi dan dibiarkan, maka dengan alasan diatas kami semua Konsumen perumahan KPR Sejahtera Tapak Perum Korpri Taas Manado yang telah menandatangani Akad sepakat untuk menghentikan setoran angsuran kredit perumahan. - Tetapi yang lebih memperkuat kami menghentikan setoran angsuran kredit perumahan karena terdapat alasan atau pertimbangan antara lain : 1.Bahwa kami merasa dirugikan untuk terus membayar setoran angsuran kredit perumahan sedangkan bangunan rumah tidak dapat kami tempati dan nikmati. 2.Ternyata tanah bangunan perumahan yang telah PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado Akadkan dengan kami sedang terkait masalah hukum dan masalah hukum dan ini menurut kami sebenarnya memang telah diketahui oleh pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado karena sebelum pihak bank menindaklanjuti perumahan ini untuk diakadkan tentunya telah diperiksa terlebih dahulu status keabsahan dari lokasi tanah ini bahkan kami sempat berpikir jangan-jangan ini memang ada kerja sama antara pihak Pengembang dengan PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dengan sengaja menutupi masalah hukum dari tanah ini, sehingga kami merasa seperti ditipu oleh PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado. 3.Ternyata bangunan perumahan yang telah PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado Akadkan dengan kami tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan masalah tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) ini menurut kami sebenarnya memang telah diketahui oleh pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado karena sebelum pihak bank menindaklanjuti perumahan ini untuk diakadkan tentunya telah diperiksa terlebih dahulu apakah telah memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) bahkan kami sempat berpikir jangan-jangan ini memang ada kerja sama antara pihak Pengembang dengan PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dengan sengaja menutupi masalah hukum dari tanah ini, sehingga kami merasa seperti ditipu oleh PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado. - Akibat dari permasalahan-permasalahn diatas sangat kami sesalkan juga PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado telah melakukan pencemaran nama baik kami, karena telah melaporkan kami ke Bank Indonesia (BI) sebagai nasabah yang mempunyai tunggakan/kredit macet tampa mempertimbangkan bahwa permasalahan kredit macet ini juga disebabkan kesalahan pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado. Dan hal ini juga megakibatkan kesulitan kepada kami dalam hal memperoleh fasilitas-fasilitas kredit lain di luar kredit perumahan karena dalam BI cheking kami terdaftar sebagai nasabah kredit macet. Pertanyaan : 1. Mohon penjelasan bahwa Dengan terjadinya Akad, berarti sudah mengsahkan bahwa hubungan Konsumen Perumahan hanya dengan pihak Bank saja (dalam hal ini PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado), dan yang akan berhubungan dengan pengembang adalah pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado bukan lagi pihak kami Konsumen Perumahan. 2. Mohon penjelasan hak dan kewajiban dari masing-masing pihak yang terkait perjanjian kredit perumahan ini. 3. Dengan demikian sesuai pertanyaan no. 1 setelah Akad terjadi maka PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado harus memenuhi semua kekurangan/melengkapi kekurangan/belum rampungnya rumah yang telah dimiliki oleh Konsumen Perumahan. kalau hal ini tidak dipenuhi oleh pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado karena selalu melepas tanggung jawabnya ke pihak pengembang pada saat kami menuntut, maka mohon saran dari Kementerian Perumahan Rakyat apa yang harus kami pihak konsumen perumahan lakukan ?. 4. Apakah bukan suatu bentuk Penipuan/Pelanggaran hukum yang telah dilakukan pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dengan cara membujuk calon konsumen perumahan untuk menandatangani Akad walaupun keadaan rumah belum 100% selesai bahkan ada rumahnya pun belum mulai di bangun, dengan bujukan yang sangat meyakinkan dari Pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado bahwa pihaknya akan menjamin dalam waktu 100 hari setelah Akad dipastikan rumah tersebut sudah rampung/selesai dan siap untuk di tempati. dan pada kenyataanya sampai saat ini sudah 1 tahun lebih kami yang berjumlah 30-an konsumen perumahan yang telah menandatangani Akad bahkan telah beberapa kali melakukan setoran angsuran belum bisa menempati rumah kami yang telah Akad tersebut. 5. Menambahkan pertanyaan no. 3 apakah salah kami yang berjumlah 30-an konsumen perumahan yang telah menandatangani Akad telah menghentikan setoran angsuran dengan alasan kami membayar sesuatu yang tidak kami nikmati dan miliki ? 6. Apakah bukan suatu bentuk Penipuan/Pelanggaran hukum yang telah dilakukan pihak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado karena mengakadkan Rumah dan tanah yang ternyata tidak memiliki IMB serta rumah dan tanah tersebut ternyata sedang dalam perkara gugatan/perkara hukum ? 7. Apakah tindakan PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dibenarkan, hanya dalam rangka untuk menutupi kredibilitas banknya yang tidak mampu mengurus permasalahan kredit macetnya, melaporkan saya dan 30-an konsumen perumahan yang menerima Fasilitas Kredit Perumahan Pegawai, KPR Sejahtera Tapak Perum Korpri Taas Manado ke Bank Indonesia (BI) sebagai nasabah kredit macet, tampa memberikan penjelasan permasalahan ke Bank Indonesia (BI) kenapa kami menghentikan setoran angsuran pembayaran kredit perumahan yang telah diakadkan kepada kami yang notabene adalah juga kesalahan dari PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado. Sehingga hal ini mengakibatkan rusaknya nama baik kami dan menyulitkan kami memperoleh fasilitas-fasilitas kredit lain selain kredit perumahan ? Permohonan : 1. Kami mohon Kementerian Perumahan Rakyat turut ikut serta secara nyata turut menyelesaikan permasalahan kredit perumahan kami ini. 2. Kami mohon Kementerian Perumahan Rakyat memberikan teguran dan sanksi tegas kepada PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dan Pengembang Perumahan Perum Korpri Taas. 3. Kami mohon Kementerian Perumahan Rakyat juga segera melakukan penyelidikan/pemeriksaan secara langsung kepada PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dan Pengembang Perumahan Perum Korpri Taas karena dicurigai munculnya permasalahan-permasalahan seperti yang disampaikan diatas dikarenakan adanya persekongkolan/kerjasama negative antara PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dan Pengembang Perumahan Perum Korpri Taas. Hal ini kalau dibiarkan tidak diselidiki bisa mengakibatkan salahnya penggunaan uang Negara. 4. Kami mohon Kementerian Perumahan Rakyat mendesak PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dan Pengembang Perumahan Perum Korpri Taas agar secepatnya segera menyelesaikan status tanah dari permasalahan hukum, terbitnya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), dan merampungkan Rumah Bangunan dan Fasilitas Perumahan misalnya Jalan dan Listrik serta Air Minum/PAM agar kami sudah dapat menempati Bangunan Rumah yang telah di Akadkan kepada kami oleh PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado. 5. Kami mohon Kementerian Perumahan Rakyat mendesak agar PT. Bank Tabungan Negara Cabang Manado dapat merehabilitasi nama baik kami pada Bank Indonesia (BI) untuk dikeluarkan dalam dafar status Nasabah kredit macet dengan pertimbangan permasalahan-permasalahan seperti yang telah disampaikan di atas tadi. 6. Karena bangunan rumah perumahan tersebut sangat kami butuhkan maka saya bersama dengan 30-an konsumen perumahan yang telah menandatangani Akad akan bersedia membayar tunggakan kami beserta kewajiban lainnya apabila kami sudah dapat menempati dan menikmati rumah/bangunan yang telah di Akadkan kepada kami. 7. Pada akhirnya kami Mohon Bantuan Nyata dari Kementerian Perumahan Rakyat sebagai tempat akhir kami Rakyat Indonesia mengadu dalam memperjuangkan hak kami untuk memiliki rumah walaupun itu rumah yang sangat sederhana dan kami yakin Kementerian Perumahan Rakyat tidak akan membiarkan kami berjuang sendiri tampa ada institusi yang berhubungan langsung dengan perumahan membantu kami. Semoga Kementerian Perumahan Rakyat akan selalu sukses dalam melaksanakan seluruh Program dan Kegiatanya. Terima Kasih.

Jawaban : Menunggu

ricks

Tanggal Posting : 13-Nov-2014 23:2
Alamat Email : ricks.maliky@yahoo.com

Perihal : akad bangunan perumahan

Uraian :
Kpd Yth Kemenpera mohon penjelasan saya dijanjikan akad besok,sedangkan rumah blm layak huni masih kurang dari 80persen.yg ingin sy tanyakan apakah saya harus menyetujui akad tersebut? terimakasih sebelumnya

Jawaban : Menunggu

iyan mulyana

Tanggal Posting : 11-Nov-2014 22:4
Alamat Email : iyan_mulyana@ymail.com

Perihal : Sertifikat Rumah

Uraian :
Bersama surat ini perkenankanlah saya iyan mulyana konsumen rumah mekar raya intan tipe 36 No.G04 disanding Garut , yang di beli cash keras dengan harga Rp,120.000.000 (seratus dua puluh juta rupiah ) tanggal 5 september 2012 dengan PJB No : 10PJB-ADM-MRI/VIII/2012 , harga tersebut sudah termasuk AJB , BBN dan BPHTB. Sudah 2 tahun dan Sampai dengan surat ini dibuat sertifikat rumah belum di terima dari developer Mekar Raya Intan ,hanya memberikan foto copy sertifikat Hak milik No. 953 yang dicap merah , menurut pihak devlover sertifikat masih dijaminkan di BTN Syariah Cabang Cicendo dan harus di tebus oleh pihak developer sebesar RP.105.000.000.00,-,saya berharap bapa bisa membantu saya untuk mendapatkan sertifikat rumah saya yang sudah lama belum jelas legalitasnya, padahal saya beli cash keras,saya bukan koraban satu satunya saya salah konsumen jadi korban pe Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dengan ini saya berharap bapak / ibu membantu saya dalam hal sebagai berikut : 1. Devlover CV.Mekar Raya Intan meme berikan Sertifikat hak milik saya 2.Memberikan Peringatan keras pihak devlover bermasalah 3.Pihak Bank BTN tidak menaggapi serius padahal saya sudah surat penjelasan belum ada jawaban sampai sekarang 4.menyelamatkan konsumen perumahan yang baru agar tidak tertipu devlover yang bermasalah

Jawaban : Menunggu

Herry Purwanto

Tanggal Posting : 11-Nov-2014 15:2
Alamat Email : herrypurwanto14@gmail.com

Perihal : Penyelesaian KPR Bersubsidi di bantul, Yogyakarta

Uraian :
saya adalah salah satu konsumen perumahan bersubsidi "Griya Kembang Putih" dengan developer PT Rumah Cerdas. sudah 1 tahun lebih rumah dan fasilitasnya, terutama air, belum kelar juga. Kami hanya diberikan janji dan alasan dari developernya, karena subsidi dari kemenpera belum turun. Mohon tanggapannya. Berikut data developernya: LEGALITAS PERUSAHAAN 1. Nama Perusahaan : PT . RUMAH CERDAS 2. Direktur Utama : Danang Wahyu Broto, SE.M.Si 3. Alamat : Jl. Kyai Mojo No. 91 Yogyakarta 4. Nomor Telepon/Fak : (0274) 622693/ (0274) 622945 5. Akte Pendirian : C 16419 HT.01.01.TH.2005 6. NPWP Perusahaan : 02.369.305.4-541.000 7. NPA REI : 10.00119 8. Tanda Izin Gangguan : 503-0417/503.TR/2005 9. SIUP : 154/12-05/PK/V2005 Jika ada dari pihak developer yang mambaca atau pembaca lain yg bisa membantu kami, mohon bantuannya. Terimakasih.

Jawaban : Menunggu

Nita

Tanggal Posting : 11-Nov-2014 12:1
Alamat Email : nyit_33@yahoo.co.id

Perihal : CPNS 2014

Uraian :
Untuk kelanjutan CPNS 2014 apakah kemenpera masih melanjutkan atau penerimaan hanya lewat kementerian pekerjaan umum saja

Jawaban : Menunggu

Hisnan

Tanggal Posting : 11-Nov-2014 08:2
Alamat Email : hisnanganas@yahoo.co.id

Perihal : Tidak ada kepastian dari pengembang

Uraian :
Selamat pagi,.. mohon bantuannya saya ada mengambil perumahan di daerah mempawah kabupaten Pontianak Pov. Kalbar pada awal tahun 2014 dan setelah melengkapi persyaratan administrasi saya diminta untuk melunasi uang muka perumahan tersebut agar dapat melakukan akad kredit dan pada bulan pebruari 2014 uang muka tersebut telah saya lunasi tetapi hingga sampai saat ini pihak pengembang tidak menepati janjinya untuk melakukan akad kredit saya coba hubungi pihak pengembang hanya mendapat jawaban bahwa saya harus bersabar. jadi dengan masalah seperti itu apa yang seharusnya saya lakukan agar bisa menyelesaikan masalah ini soalnya jangka waktunya menurut saya sudah terlalu lama kami sangat mohon bantuannya terima kasih

Jawaban : Menunggu