Menu Content/Inhalt
          

Main Menu

Home
Mail Kemenpera
PPID
Pameran BLU-PPP Expo 2013
RAKONREG
Kamus Istilah
Perpustakaan
Buku tamu
Forum Diskusi
Contact
 
 

Website Unit Eselon I

Sekretariat
Deputi Pembiayaan
Deputi Bidang
Perumahan Formal
Deputi Perumahan Swadaya
Deputi Pengembangan Kawasan
Inspektorat
BLU

Bergabung di Milis
Perumahan Rakyat

    
Page : - 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 - 11 - 12 - 13 - 14 - 15 - 16 - 17 - 18 - 19 - 20 - 21 - 22 - 23 - 24 - 25 - 26 - 27 - 28 - 29 - 30 - 31 - 32 - 33 - 34 - 35 - 36 - 37 - 38 - 39 - 40 - 41 - 42 - 43 - 44 - 45 - 46 - 47 - 48 - 49 - 50 - 51 - 52 - 53 - 54 - 55 - 56 - 57 - 58 - 59 - 60 - 61 - 62 - 63 - 64 - 65 - 66 - 67 - 68 - 69 - 70 - 71 - 72 - 73 - 74 - 75 - 76 - 77 - 78 - 79 - 80 - 81 - 82 - 83 - 84 - 85 - 86 - 87 - 88 - 89 - 90 - 91 - 92 - 93 - 94 - 95 - 96 - 97 - 98 - 99 - 100 - 101 - 102 - 103 - 104 - 105 - 106 - 107 - 108 - 109 - 110 - 111 - 112 - 113 - 114 - 115 - 116 - 117 - 118 - 119 - 120 - 121 - 122 - 123 - 124 - 125 - 126 - 127 - 128 - 129 - 130 - 131 - 132 - 133 - 134 - 135 - 136 - 137 - 138 - 139 - 140 - 141 - 142 - 143 - 144 - 145 - 146 - 147 - 148 - 149 - 150 - 151 - 152 - 153 - 154 - 155 - 156 - 157 - 158 - 159 - 160 - 161 - 162 - 163 - 164 - 165 - 166 - 167 - 168 - 169 - 170 - 171 - 172 - 173 - 174 - 175 - 176 - 177 - 178 - 179 - 180 - 181 - 182 - 183 - 184 - 185 - 186 - 187 - 188 - 189 - 190 - 191 - 192 - 193 - 194 - 195 - 196


hanif muslimah

Tanggal Posting : 25-Jan-2014 03:1
Alamat Email : hanif.muslimah@yahoo.co.id

Perihal : program rtlh

Uraian :
Apakah benar sudah ada yang mengajukan program rtlh untuk wilayah garut?dari bulan mei2013 kami dijanjikan oleh seseorang yg mengaku ada kenalan dikemenpera.akan diberikan bantuan rtlh dg syarat memberikan uang administrasi Rp.60.000+materai.sampai sekarang tidak ada kejelasan.apakah kami sudah tertipu?mohon penjelasannya,kalau bisa Tolong disurvei k daerah kami.sudah ratusan warga yang menanti.terima kasih.

Jawaban : Menunggu

rachmad yudha

Tanggal Posting : 24-Jan-2014 18:0
Alamat Email : yudha_iyen@ayahoo.co.id

Perihal : mohon bantuan

Uraian :
Assalamualaikum wr.wb Pak, Saya dan Ayah saya sedang membangun Perumahan Rakyat di wilayah (tercantum dibawah petanya) saya mohon bantuan pembuatan jalan dan PDAM cuman itu yang saya ajukan, lokasi rumah saya dan sekaligus kantor perumahan rakyat Hai, saya ingin berbagi-pakai link Google Maps dengan Anda. Link: kami mohon kepada bapak menteri agar bisa membantu kami menolong masyarakat yang belum ada rumah

Jawaban : Menunggu

jhoni boltal

Tanggal Posting : 24-Jan-2014 10:5
Alamat Email : sorongselatansetwan@ymail.com

Perihal : pemberian rumah rakyat yang di manfaatkan oleh patai politik yang berkuasa sebagai sarana memperleh suara dalam pemilu 2014

Uraian :
kami menemukan bahwa bantuan perumahan yang di danai dengan APBN untuk pembangunan Rumah rakyat di kabupaten sorong selatan melalui Badan pembdedayaan Masyarakat Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat terindkasi bahwa telah dimanfaatkan oleh partai yang berkuasa ( Golkar) sebagai sarana untuk menjaring suara dalam pemilu 2014, kami mohon kepada bapak menteri untuk menhentikan bantuan tersebut untuk sementara waktu. untuk ketahuan bapak bahwa pelapor adalah wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sorong Selatan

Jawaban : Menunggu

Sofian Batjun

Tanggal Posting : 24-Jan-2014 10:0
Alamat Email : ibatjun@yahoo.co.id

Perihal : Developer Nakal

Uraian :
Yth. Bpk. Menteri Perumahan Rakyat beserta para staf melalui surat ini saya sebagai warga negara yang awam akan hukum ingin berbagi masalah yg sedang kami hadapi. masalahnya yang sedang kami hadapi : 1. rumah yang saya beli dari developer PT. Nusuno Karya dan saya sudah menempati rumah tersebut selama kurang lebih 5 tahun namun saya belum menandatangani Akta Jual Beli (AJB), dengan alasan dari developer bahwa saya dan warga lainnya masih memiliki pajak (Ppn) yang harus diselesaikan. padahal setahu saya Ppn ditagih sudah termasuk biaya pada saat beli rumah dan kenapa baru di tagih lagi pada saat saya sudah menempati rumah sudah 3 tahun. 2. biaya perolehan hak atas tanah bangunan (BPHTB) sudah saya bayarkan ke developer pada saat saya mencicil Dp rumah. dan sampai saat ini (setelah 5 tahun) setelah saya ke developer meminta bukti setoran BPHTB ke dinas pemda namun pihak developer tidak dapat memberikan bukti setorannya, kesimpulan saya berarti BPHTB saya belum disetorkan ke dinas pemda. dan disini saya juga melihat adanya dugaan pihak developer menghindari pembayaran BPHTB sesuai dengan yang harus dibayarkan. contoh harusnya developer membayar BPHTB sesuai dengan apa yang saya bayarkan yaitu sebesar Rp.14jt namum developer membayarkan ke dinas pemda sebesar Rp. 6jt. 3. dugaan sertifikat yg nantinya atas nama saya seharusnya berada di bank BRI cab kalimalang t4 saya kredit, namun setelah saya cek di bank BRI ternyata tidak terdapat sertifikat yang harusnya di agungkan. ternyata setelah saya melihat sertifikat beberapa warga yg sudah melunasi (pembelian cash) ternyata sertifikat kami sedang diagungkan ke Bank lain (bank bumi putera) terbukti dengan adanya cap roya dengan tahun diagunggkan yaitu 2010. sehingga saya berkesimpulan bahwa ini juga merupakan alasan kenapa developr belum memanggil kami untuk proses Akta Jual Beli. 4. fasum dan fasos yang dijanjikan ternyata tidak sesuai brosur atau tidak sesuai yang dijanjikan. ini sebagian masalah yang sedang kami hadapi semoga Kemenpera dapat mencari solusi yang tidak membebankan warga/kami, kami sudah pernah mengadakan pertemuan dengan pihak developer melalui paguyuban warga kami namun tidak berhasil. semoga kami warga violet garden bisa mendapatkan keadilan dan kami tinggal di perumahan dengan tenang tidak ada beban/masalah2 dengan developer lagi. Terima kasih.

Jawaban : Yth, Bapak Sofian
a)Konsumen harus mempelajari ketentuan PPJB yang terkait AJB;
b)Konsumen agar melaporkan ke YLKI;
c)Terkait dengan Fasos Fasum agar konsumen mempelajari IMB yang dikeluarkan oleh Pemda, selanjutnya konsumen melaporkan/menanyakan langsusng kepada Pemda mengenai Janji-janji.

Terimakasih.

Lia Cakra

Tanggal Posting : 23-Jan-2014 13:3
Alamat Email : nurfadlia@cakrasteel.co.id

Perihal : Pengembang Perum Pondok AFI-2 PT.Coin Mas "INGKAR JANJI"

Uraian :
Pengaduan ke II Asslamulaikum Pak...Saya Tinggal di Perumahan Pondok Afi-2 Babelan, Pihak developer dari PT. Coin Mas. Saat ini perumahan kami mengalami kebanjiran. Sebelumnya di brosur dikatakan perumahan ini bebas banjir. Setelah kami telusuri, ternyata pengembang ini tidak membangun saluran air, hanya mengandalkan sumur resapan yang tidak memadai utk perumahan yang mempunyai Rumah Ratusan unit. Kami sudah berbicara dengan pimpinan developer, tetapi karena perumahan mereka merasa sudah laku semua, pimpinan developer tersebut tidak beitikad baik. Padahal kami hanya ingin meminta pihak developer membangun saluran air keluar. Untuk bangunan yang tidak layak kami udah maafkan sebelumnya mrk,,, tpi kali ini bisa menghancurkan barang2 kami sehingga utk tidur pun kami ga bisa krn banjir, Mohon arahannya apa yang harus kami lakukan agar pihak developer menetapati janjinya Terima kasih (mohon pak di jawab.., jangan hanya di pajangkan doank keluhan kami...! trima kasih sekali lagi

Jawaban : Yth, Ibu Lia Cakra
a) Dalam Pengurusan IMB beberapa kriteria yang harus dipenuhi antara lain : lokasi harus bebas banjir, bahwa daerah tersebut harus membuat sumur serapan sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2013.

b)Dalam Melakukan pemasaran apa yang disampaikan dalam brosur harus dilaksanakan oleh pengembang;


Rekomendasi agar konsumen melaporkan kepada Pemda setempat terkait dengan poin a dan kepada YLKI terkait poin b.
Terimakasih.

Yakkobus Liga

Tanggal Posting : 23-Jan-2014 12:1
Alamat Email : yakobus.liga@gmail.com

Perihal : Subsidi Uang Muka KPR

Uraian :
Bagaimana realisasi Pemerintah dalam hal program subsidi uang muka KPR, karna banyak dari kalangan menengah kebawah seperti saya untuk memberli rumah terhalang dengan uang mukanya. saya harap Pemerintah tanggap dan sigap terhadap hal ini.

Jawaban : Yth, Bapak Yakkobus
1. Untuk masalah uang muka KPR bagi Pegawai Negeri sipil (PNS) dapat menghubungi Bapertarum-PNS dan bagi karyawan swasta dapat menghubungi BPJS (dahulu bernama jamsostek);

2. Untuk bantuan uang muka bagi PNS dapat menghubungi Bapertarum. Bantuan uang muka dari bapertarum PNS diberikan untuk PNS :
 PNS Gol I Rp. 1.200.000
 PNS Gol II Rp. 1.500.000
 PNS Gol III Rp. 1.800.000

Disamping BUM tersebut, PNS bisa mendapatkan fasilitas pinjaman uang muka dengan bunga 6 % pertahun :
 PNS Gol I Rp. 13.800.000
 PNS Gol II Rp. 13.500.000
 PNS Gol III Rp. 13.200.000

Untuk informasi lebih lanjut, saudara dapat menghubungi nomor 021-72797085/72797087.
Terimakasih.

hanisa indriani

Tanggal Posting : 22-Jan-2014 21:2
Alamat Email : hanisaindriani@yahoo.co.id

Perihal : permohonan

Uraian :
apakah tidak ada bantuan pembayaran kpr rumah untuk di daerah kota padang? karna sulit mengumpulkan uang untuk dp rumah

Jawaban : Yth, Ibu Hanisa
1. Untuk masalah DP jika saudari Pegawai negeri Sipil (PNS) dapat menghubungi Bapertarum-PNS, namun jika saudari Pegawai Swasta dapat menghubungi BPJS (dahulu bernama Jamsostek).

2. Untuk bantuan uang muka bagi PNS dapat menghubungi Bapertarum. Bantuan uang muka dari bapertarum PNS diberikan untuk PNS :
 PNS Gol I Rp. 1.200.000
 PNS Gol II Rp. 1.500.000
 PNS Gol III Rp. 1.800.000

Disamping BUM tersebut, PNS bisa mendapatkan fasilitas pinjaman uang muka dengan bunga 6 % pertahun :
 PNS Gol I Rp. 13.800.000
 PNS Gol II Rp. 13.500.000
 PNS Gol III Rp. 13.200.000

Untuk informasi lebih lanjut, saudara dapat menghubungi nomor 021-72797085/72797087.
Terimakasih.

Reni Tri Fitria

Tanggal Posting : 22-Jan-2014 21:1
Alamat Email : renitrifitria@gmail.com

Perihal : Penggelapan pajak dan permasalahan sampah lingkungan

Uraian :
Yth Bapak Menteri Perumahan Rakyat beserta para staf Melalui surat ini saya berharap bahwa bapak dapat memberikan solusi atas berbagai keluhan saya sebagai konsumen yang sangat awam mengenai masalah perumahan. Kami ingin mengadukan beberapa keluhan mengenai perangai pengembang yang tidak sesuai dengan janji manis diawal penawaran, yaitu: 1. Penggelapan Pajak bagi Negara dan penipuan IMB bagi kami selaku pembeli Bapak/Ibu/Sdr yang terhormat, kami membeli rumah di Perumahan Aruba dengan harga Rp 1.500.000.000 secara tunai dengan perjanjian bahwa harga tersebut telah termasuk seluruh biaya-biaya termasuk dengan biaya pajak. Seminggu setelah pelunasan kami lakukan terjadilah penandatanganan IMB dihadapan notaris tetapi yang membuat kami bingung adalah pada AJB tersebut nilai rumah kami menjadi sangat kecil, yakni Rp 500.000.000 dan pajak yang dibayarkan pun menjadi kecil, selain itu juga ketika setifikat rumah kami jadi ternyata luas rumah dalam sertifikat sangat kecil, yakni 117 m2, padahal seharusnya adalah 220 m2 dan ternyata hal itu menimpa pada banyak tetangga kami. Karena kami awam dan pengembangpun meyakinkan bahwa itu bukanlah masalah dan lagi uang kami sudah berada ditangan pengembang seluruhnya akhirnya kami menandatangani seluruh dokumen yang mereka sodorkan. Pertanyaan saya adalah bukankah hal tersebut termasuk penggelapan pajak? Kalau iya apakah pengembang dapat kami laporkan kemana agar ia mendapat hukuman yang setimpal? Dan untuk solusi IMB kami, apakah kami berhak menuntut pengembang untuk merubah IMB menjadi keadaan sebenarnya? 2. Pelarangan pengangkutan sampah rumah kami oleh pengembang Bapak/Ibu/Sdr yang terhormat, masalah kami yang kedua adalah bahwa pengembang melarang tukang sampah mengangkut sampah rumah kami dengan alasan kami tidak mau membayar uang iuran yang masih dikelola pengembang. Sebenarnya bukan kami tidak mau membayar tetapi kami diberitahu oleh pihak marketing bahwa iuran bulanan adalah sebesar Rp 200.000/bln tapi ternyata kami dikenakan Rp 300.000/bln dengan klausul tambahan bahwa harga tersebut akan naik menjadi Rp 770.000/bln jika seluruh fasilitas selesai semua. Tapi yang membuat kami makin kesal adalah peraturan itu hanya berlaku untuk rumah kami saja, sementara tetangga kami dikenakan biaya hanya Rp 200.000/bln. Pertanyaan saya adalah: apakah pengembang dapat berbuat seenaknya seperti itu? Lalu kemana lagi kami harus membuang sampah kami? Apakah bapak dapat menginstruksikan pengembang supaya mulai saat ini dia harus mau mengangkut sampah kami? 3. Pelanggaran Garis Sepadan Sungai yang dilakukan oleh pengembang Bapak/Ibu/Sdr yang terhormat, saya melihat bahwa pengembang sudah menyalahi aturan dengan mendirikan bangunan dibantaran sungai. Hal ini tentu saja dapat yang merugikan konsumen yang tertipu membeli rumah di bantaran sungai. Selain itu pengembang juga mendirikan club house yang terdiri dari bangunan pertemuan dan 2 buah kolam renang di bantaran sungai. Pertanyaan saya adalah apakah benar pendapat saya bahwa mendirikan bangunan di bantaran sungai itu merupakan tindakan illegal dan apakah bangunan yang didirikan tersebut dapat disebut dengan bangunan liar? Dan jika iya bukankah bangunan itu harus dihancurkan? 4. Kualitas bangunan yang buruk Bpk/Ibu/Sdr yang terhormat, rumah kami baru kurang lebih 6 bulan ditempati (24 Juli 2013-23 Januari 2014) tetati kondisi rumah kami sekarang adalah atap rumah yang bocor, dag-dag an yang bocor, rembesan air dari berbagai dinding rumah, dll. Pertanyaan saya adalah bagaimana solusi bagi kami agar pengembang mau bertanggung jawab dengan masalah ini padahal hal serupa juga terjadi pada seluruh warga di perumahan Aruba. Demikianlah pengaduan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Saya ucapkan banyak terima kasih atas perhatian bapak/ibu/sdr atas permasalahan saya diatas. Saya sangat berharap masalah saya segera mendapat solusi dari Kemenpora yang selanjutnya dapat dijadikan ketetapan hukum sehingga keputusan tersebut dapat menjadi yurisprudensi (acuan hukum) bagi kasus-kasus yang serupa. Saya sangat yakin bahwa jika hal ini terjadi dan saya dapat memenangkan kasus ini maka akan menjadi suatu angin segar dan semangat baru bagi para konsumen yang tertipu oleh developer untuk dapat terus memperjuangkan nasibnya.

Jawaban : Menunggu

Lia Cakra

Tanggal Posting : 21-Jan-2014 09:3
Alamat Email : nurfadlia@cakrasteel.co.id

Perihal : Pengembang Perum Pondok AFI-2 PT.Coin Mas "INGKAR JANJI"

Uraian :
Asslamulaikum Pak...Saya Tinggal di Perumahan Pondok Afi-2 Babelan, Pihak developer dari PT. Coin Mas. Saat ini perumahan kami mengalami kebanjiran. Sebelumnya di brosur dikatakan perumahan ini bebas banjir. Setelah kami telusuri, ternyata pengembang ini tidak membangun saluran air, hanya mengandalkan sumur resapan yang tidak memadai utk perumahan yang mempunyai Rumah Ratusan unit. Kami sudah berbicara dengan pimpinan developer, tetapi karena perumahan mereka merasa sudah laku semua, pimpinan developer tersebut tidak beitikad baik. Padahal kami hanya ingin meminta pihak developer membangun saluran air keluar. Untuk bangunan yang tidak layak kami udah maafkan sebelumnya mrk,,, tpi kali ini bisa menghancurkan barang2 kami sehingga utk tidur pun kami ga bisa krn banjir, Mohon arahannya apa yang harus kami lakukan agar pihak developer menetapati janjinya Terima kasih Jawaban : Menunggu

Jawaban : a)Dalam Pengurusan IMB beberapa kriteria yang harus dipenuhi antara lain : lokasi harus bebas banjir, bahwa daerah tersebut harus membuat sumur serapan sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2013.
b)Dalam Melakukan pemasaran apa yang disampaikan dalam brosur harus dilaksanakan oleh pengembang;

Rekomendasi agar konsumen melaporkan kepada Pemda setempat terkait dengan poin a dan kepada YLKI terkait poin b.

sadilah fauzi

Tanggal Posting : 21-Jan-2014 08:2
Alamat Email : superfauzi@gmail.com

Perihal : Pengembang yang ingkar janji

Uraian :
Yth. Bapak Menteri Perumahan Rakyat, Mohon izin memperkenalkan diri, saya sa'dilah fauzi salah satu warga yang menempati Perumahan Mulia Residence Laladon - Ciomas Bogor. Dalam brosur yang dijanjikan (perjanjian) pengembang, salah satu fasilitas yang akan disediakan adalah fasilitas air bersih dari PDAM. Namun demikian semenjak menempati rumah hingga sekarang (hampir 1 tahun) pengembang belum sama sekali merealisasikan perjanjian tersebut. Selama ini kami menggunakan sumur pantek yang airnya tidak layak untuk kebutuhan sehari-hari karena berkadar besi tinggi dan kuning. Oleh karenanya kami sangat membutuhkan air bersih untuk kehidupan sehari-hari. Kami mohon dengan sangat agar Kementerian Perumahan Rakyat dapat menindaklanjuti keluhan kami agar pengembang Perumahan Mulia Residence segera menyediakan fasilitas air bersih (PDAM) sesuai janjinya. Terima kasih.

Jawaban : Dalam melakukan pemasaran apa yang disampaikan harus dilaksanakan oleh pengembang.
Rekomendasi agar konsumen melaporkan kepada YLKI.